Pohon pisang akan selalu memenuhi janji-janji kehidupan. Tiada akan pernah mati ditebas berkali-kali, sungguh tiada pernah akan mati. Tunas-tunas baru akan tetap tumbuh dari sisa-sisa kehidupan, menjemput janji-janji kehidupan hingga pada klimaksnya. Saat ketika janji-janji kehidupan terpenuhi, pohon pisang berbuah. Saat itulah dia telah menunaikan janjinya dan barulah ia dapat mati, layu hingga ke akar-akarnya. Itulah janji-janji kehidupan yang nyata. Pemimpi sejati tiada akan pernah mati sebelum menjemput mimpinya hingga ajal sendiri yang mejemputnya. Akulah sang pemimpi!
Senin, 05 Desember 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

keren..kalo ane labih condong ke pohon kelapa.
BalasHapusapapun yang ada dari pohon kelapa semua bisa dimanfaatkan, selain itu mau di daerah manapun ditanam akan tumbuh..filosofi yang keren.
selamat dan semangat ngeblog :D
pohon rambutan aja ahh, mumpung lagi panen xp
BalasHapushoho keranjingan ngeblog