Hatiku tergetar...
Ternyata betapa indahnya negeriku. Rangkaian pulau yang menyeribu berkumpul menjadi satu. Jutaan warna berbaur dalam gradasi perbedaan negeri ini. Berjuta bahasa, suku, dan budaya dimanapun berada...
Menjadi satu membentuk Indonesia dalam setiap agungan karsa.
Ya...inilah Indonesia, negeri berjuta nirwana hamba pada Tuhannya. Indonesia yang menyerbu empat penjuru. Mengarungi dua samudera dan merengkuh dua dunia. Indonesia yang selalu menjadi kebanggaanku. Menangkupi berjuta rasa karya cipta pendobrak dunia yang berwawaskan dua. Merah darahku dan putih tulangku!
Bukan negara Ibu, bukannegara Ayah, tapi ini tanah airku! Dimana aku kagum akan pesona alam tercipta pada Indonesia. Pesona akan ajaibnya dunia.Dunia mini yang terlukiskan dalam paras ayu negeriku ini. Negeriku yang penuh akan kecantikan dewi-dewi taman sari. Menari bersama rinaian hujan kuntum melati suci. Semerbak wangi menggugah kemerdekaan bangsa yang berwawaskan dua. Merah darahku dan putih tulangku!
Dengan ketikan tulisan ini, dengan sebilah pena maya tanpa gelap warna. Aku menuliskan kekagumanku atas bangsa yang hanya kutumpangi sementara.
Aku bangga...
Sungguh, aku bangga...
Aku bangga dilahirkan sebagai anak khatulistiwa yang memotong dunia. Dimana hutan dasar lautku tergelar sampai ke batas mata terpana. Hijau hutanku mambuatku semakin hidup. Hidup akan kebanggan atas kekayan pangkuan sang srikandi pertiwi. Setiap senyum yang terbalut dalam ketulusan rasa. Di situlah namanya Indonesia. Kehangatan dan berjuta warna menghiasi kilau negara. Di situlah namanya Indonesia. Keberagaman budaya bukalah pembeda. Tapi atas nama Indoesia, semua masih satu seperti dahulu. Masih Indonesia.
Inilah kekaguman yang kugoreskan dengan sebilah pena maya tanpa gelap warna karena kekagumanku atas dirimu, Indonesia.

memang kalo obrak abrik file2 dulu punya taste sendiri...
BalasHapusmantap surat untuk indonesianya.. love it.. :D
hehe... emang, apa lagi kalo coretan2 jadul jaman jadul gitu, wahaha berasa kembali ke masa muda...
BalasHapusthx