Kamis, 16 Februari 2012

Ilmu Diklat Kepenulisan

0



Penulisan adalah hal paling mendasar dalam jurnalisme, menyangkut tentang berita apa yang akan dituliskan dan disampaikan. Fungsi dari jurnalistik sendiri sebenarnya adalah sebagai alat yang dapat digunakan untuk media kontrol, sehingga berita yang disajikan dapat digunakan pula sebagai suatu pertimbangan yang dapat mempengaruhi dalam pengambilan keputusan. Karena hal itu lah suatu berita harus memilki nilai verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Ketika melakukan penulisan suatu berita ada dua hal utama yang selalu terkandung di dalamnya, yaitu fakta dan opini. Fakta adalah suatu gambaran nyata yang terjadi sehigga kebanyakan orang telah mengetahui itu, sedangkan opini adalah semacam argumen atau pendapat prbadi dalam menanggapi suatu masalah atau isu yang diangkat. Karena berita yang baik harus bisa menjadi alat kontrol maka sebisa mungkin dalam penulisannya lebih banyak menyajikan fakta-fakta yang ada. Dengan menyajikan fakta yang lebih banyak maka akan terlihat jelas kredibilitas suatu berita tersebut. Namun, bukan berarti bahwa penulisan yang lebih banyak mengandung unsur opini penulisnya adalah hal yang salah. Hal itu bisa saja tidak menjadi masalah ketika hasilnya disajikan dalam rubrik opini, karena dalam rubrik opini setiap orang berhak menyampaikan pendapatnya dengan batasan-batasan beretika yang baik tentunya.

Penyajian penulisan berita yang baik biasanya dapat kita lihat dengan menggunakan rumus piramida terbalik. Maksud dari hal tersebut adalah menyajikan hal-hal pokok yang merupakan masalah utama dari suatu berita pada awal penulisan. Beberapa kalimat utama dalam awal berita merupakan merupakan inti dari berita yang akan disajikan tersebut. Selanjutnya hal-hal yang kurang berbobot atau yang lebih merinci dapat disajikan sebagai pelengkap pada paragraf-paragraf selanjutnya.

0 komentar:

Posting Komentar